Domain adalah Aset

Domain Name System(DNS) atau yang lebih dikenal dengan domain adalah nama unik untuk mengidentifikasi website kita. Domain dapat diibaratkan seperti alamat rumah, satu dengan lainnya pasti berbeda. Jadi, jika sebuah nama domain sudah digunakan, maka kita harus menggunakan nama lain. Fungsi dari domain itu sendiri adalah untuk mempermudah kita menuju ke website yang kita inginkan. […]

Domain Name System(DNS) atau yang lebih dikenal dengan domain adalah nama unik untuk mengidentifikasi website kita. Domain dapat diibaratkan seperti alamat rumah, satu dengan lainnya pasti berbeda. Jadi, jika sebuah nama domain sudah digunakan, maka kita harus menggunakan nama lain. Fungsi dari domain itu sendiri adalah untuk mempermudah kita menuju ke website yang kita inginkan.

Domain adalah aset yang sangat penting untuk optimasi web. Kesalahan awal para newbie saat terjun ke dunia digital adalah mengira bahwa pemilihan nama domain itu sembarangan saja. Padahal domain itu sendiri kelak akan menentukan posisi kita di search engine. Pemilihan nama domain yang kurang tepat akan membuat pemilik website berusaha keras untuk mencapai posisi teratas di search engine. Sedangkan banyak sekali nama domain yang identik dengan milik kita, untuk itu kita harus cepat memesan domain agar nama yang kita miliki tidak digunakan orang lain.

Domain terkadang memiliki harga jual lebih tinggi dari harga pasaran hanya karena nama domain itu sangat dibutuhkan oleh orang lain. Seperti domain fb.com yang sebelumnya dimiliki perusahaan asal Amerika Serikat yang bernama Farm Bureau Federation yang sering membuat netizen kesasar ketika mencari situs facebook. Hingga akhirnya pihak facebook membeli fb.com seharga 95 milyar untuk mempertahankan nama domain yang sesuai dengan jejaring sosialnya.

Sebegitu pentingnya lah domain dalam kehidupan netizen. Maka sebelum membeli domain, ada beberapa tips untuk memilih domain :

  • Pilih nama domain yang mudah diingat
  • Nama domain hendaknya sesuai dengan tema website
  • Terdiri dari 1-2 kata
  • Sebaiknya tidak menggunakan tanda hubung. Jika terpaksa, gunakanlah (-) misalnya, doma-in.com. Hindari penggunaan underscore (_) seperti www.doma_in.com.
  • Disarankan menggunakan .com karena lebih mudah diingat.

Dibandingkan dengan memilih domain yang asal-asalan, maka hendaknya kita memilih domain yang mampu mewakili konten dari web kita, atau setidaknya yang mirip situs terkenal. Siapa tau nanti domain kita nanti dibeli dengan harga tinggi :v

Dipublikasikan oleh Neti Isnaini pada 14/02/2017. Belum ada komentar

Tulis komentar anda