Proses Transfer Domain

Barangkali anda memiliki lebih dari satu domain dan berada di registrar yang berbeda-beda. Suatu ketika anda ingin memindahkan salah satu domain supaya berkumpul menjadi satu. Inilah yang disebut sebagai transfer domain. Panduan ini akan mempermudah anda untuk melakukan proses transfer tersebut.  Katakanlah anda ingin mentransfer domain anda dari registrar yang lama ke Jogja Web Center. […]

Barangkali anda memiliki lebih dari satu domain dan berada di registrar yang berbeda-beda. Suatu ketika anda ingin memindahkan salah satu domain supaya berkumpul menjadi satu. Inilah yang disebut sebagai transfer domain. Panduan ini akan mempermudah anda untuk melakukan proses transfer tersebut.  Katakanlah anda ingin mentransfer domain anda dari registrar yang lama ke Jogja Web Center.

Persiapan sebelum melakukan transfer domain

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum melakukan transfer domain, yakni:

  1. Pastikan domain anda belum expired atau tidak akan expired dalam waktu 10 hari setelah transfer dijalankan.
  2. Pastikan domain anda dalam status “registrar unlock”. Jika dalam keadaan lock maka transfer tidak dapat dilakukan.
  3. Ambil EPP code / authorization code untuk domain anda pada registrar lama anda. Baik unlock domain maupun pengambilan EPP code berbeda-beda pada setiap provided.
  4. Jika domain memiliki hosting, catat nameserver-nya. Hal ini berguna ketika anda order transfer ke registrar baru, supaya ketika berpindah, NS anda tidak berubah.
  5. Jika domain menggunakan managed dns dari registrar (misalnya yang digunakan untuk custom domain blogspot), maka catat record apa saja yang ada pada domain anda tersebut. Record ini tidak akan ikut ditransfer ke registrar baru.

Setelah semua diatas selesai anda lakukan, maka anda bisa melanjutkan untuk melakukan transfer domain anda.

Langkah melakukan transfer domain

langkah pertama, mintalah kode otorisasi (EPP kode) pada registrar anda yang lama. Caranya dengan Login pada akun registrar anda yang lama dan meminta “authorization code request” / permintaan kode otorisasi”. Namun sebelumnya jangan lupa  anda harus mematikan perlindungan domain anda tersebut sebelum anda mendapatkan kode otorisasi dari resigtrar lama anda tersebut. Biasanya kode tersebut akan dikirim melalui email. Jadi pastikan bahwa anda selalau mengecek email anda.

Langkah kedua, mulailah melakukan transfer domain kepada Jogja Web Center dengan menggunakan kode otorisasi (EPP kode) tersebut. Masukkan kode otorisasi yang sudah anda terima dari registrar lama anda. Lalu dari pihak Jogja Web Center anda akan menunjukkan pending proses dari transfer domain tersebut, dan anda tinggal memilih untuk menerima transfer pada Jogja Web Center.

Langkah ketiga, setelah melakukan order transfer domain dan memasukkan EPP kode tersebut, lakukan pembayaran dan transfer akan dieksekusi oleh Jogja Web Center. Jika ternyata kode EPP Anda salah, maka akan diberitahukan oleh Jogja Web Center. Jika semua sudah benar, anda akan menerima email dari registrar lama yang menerangkan bahwa anda telah mengeksekusi proses transfer.

Email ini berisi sebuah tautan yang harus anda klik untuk menyetujui proses transfer tersebut. Setelah anda menyetujui proses transfer dengan tautan tersebut, anda akan mendapatkan email dari Jogja Web Center bahwa domain sudah dalam proses transfer. Proses transfer ini melibatkan registrar lama sebagai pelepas domain.

Waktu yang dibutuhkan dalam proses tersebut adalah 5 hari. Pada hari ke enam pukul 12 siang, setelah proses persetujuan transfer domain dilakukan, domain anda akan berpindah ke Jogja Web Center. Menurut aturan ICANN, setelah domain berpindah ke Jogja Web Center, maka akan diperpanjang satu tahun.

 

Update, informasi untuk proses transfer domain per-1 Desember 2016

Ada beberapa hal baru yang perlu anda ketahui ketika anda melakukan transfer domain dari Registrar lama ke Registrar baru anda. Jika pada penjelasan sebelumnya anda hanya akan mendapatkan satu email dari Registrar lama anda yang berisi tentang tautan untuk menyetujui proses transfer tersebut, kini anda akan mendapatkan dua verifikasi email, yaitu:

1. Email Approval pergantian data WHOIS, dan
2. Email Approval transfer

Jadi untuk anda yang sedang atau akan melakukan transfer domain, pastikan anda selalu mengecek email anda, baik yang baru ataupun yang lama, untuk memastikan bahwa anda memiliki akses terhadap email anda.

Proses pertama yang dilakukan pada saat inisiasi transfer domain adalah pergantian data Whois ke detail yang baru. Bahkan ketika data Whois yang baru adalah sama persis, proses verifikasi tetap berjalan. Perubahan data Whois domain ini membutuhkan verifikasi dari dua email, baik email lama maupun baru. Jika email lama dan baru adalah sama, maka ada dua email yang harus anda buka.

Setelah proses pergantian Whois domain selesai, maka transfer antar registrar akan dimulai. Untuk ini anda akan mendapatkan email permintaan persetujuan / approval email dari registrar lama anda. Ingat, email ini ditujukan kepada alamat email lama anda.

Oleh karena itu SANGAT PENTING bagi anda untuk selalu memiliki akses ke email yang berkaitan dengan domain anda. Jika anda kehilangan akses atas email yang berkaitan dengan domain anda, maka anda harus membuktikan kepemilikan domain tersebut. Jika anda adalah sebuah institusi legal tentu akan mudah, yakni membuat surat pernyataan dan dikirimkan kepada registrar.

Bagaimana dengan pemilik pribadi/perseorangan? Tentu akan lebih sulit lagi membuktikan bahwa domain tersebut milik anda. Untuk itu sedialah payung sebelum hujan, cek data whois domain anda sekarang, lalu lihat email anda. Apakah anda menguasai email tersebut? Jika tidak, segera kontak registrar anda untuk mengubahnya.